Jendela peredam suara
Sumber : Pixabay.com

Peredam suara jendela adalah material atau sistem yang dipasang pada jendela untuk mengurangi tingkat kebisingan yang masuk atau keluar melalui jendela. Peredam ini biasanya menggunakan kaca tebal, kaca berlapis (laminated glass), atau rangka khusus yang mampu menyerap dan memblokir suara, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan nyaman. Lalu bagaimana caranya yang efektif agar jendela mampu meredam suara ruanganmu dengan maksimal? Yuk, simak penjelasan dibawah ini!

Apakah Suara dapat Menembus Kaca?

Kaca
Sumber : Pixabay.com

Kaca dapat mengantarkan suara dengan baik, karena kaca adalah material solid yang memungkinkan gelombang suara berfrekuensi tertentu melewati atau menyebabkan getaran pada permukaannya. Jika jendela menggunakan kaca biasa tanpa perlakuan khusus, suara dari luar dapat masuk ke ruangan. Suara tinggi (frekuensi tinggi) lebih mudah teredam, sedangkan suara rendah (frekuensi rendah) lebih sulit ditahan oleh kaca. Misalnya, celah kecil di antara kaca dan bingkai jendela dapat menjadi jalur bagi suara untuk masuk. Oleh karena itu, sealing atau pengedapan menggunakan material seperti karet atau silikon sangat penting. 

Jika kaca yang digunakan adalah kaca biasa dan tidak cukup tebal atau menggunakan teknik peredam suara khusus, Sobat NSA mungkin perlu menggantinya dengan jenis kaca yang lebih efektif, seperti kaca laminasi atau double glazed glass. Perawatan seperti memeriksa sealant di sekitar bingkai kaca secara rutin juga penting untuk menghindari kebocoran suara.
Pemasangan jendela uPVC (unplasticized Polyvinyl Chloride) adalah solusi praktis dan efektif untuk mengatasi kebocoran suara melalui kaca jendela. Dengan kombinasi material kedap suara, sistem seal yang rapat, dan desain kaca berlapis, Sobat NSA dapat menikmati ruangan yang lebih tenang dan nyaman tanpa gangguan kebisingan dari luar.

5 Alasan uPVC Efektif Mengurangi Kebocoran Suara

Jendela peredam suara dan jendela uPVC
Sumber : Project uPVC NSA

Setelah tahu bagaimana jendela kaca berpengaruh terhadap kebocoran suara di ruanganmu, selanjutnya kamu akan mengetahui penjelasan mengenai 5 alasan uPVC efektif mengurangi kebocoran suara. Apa saja ya alasannya? Yuk, simak penjelasan dibawah ini!

  1. Kedap Suara Secara Alami

Material uPVC memiliki sifat isolasi suara yang baik karena kepadatannya yang tinggi, sehingga mampu menghalangi gelombang suara.

  1. Double atau Triple Glazed Glass

Jendela uPVC biasanya dirancang untuk dipasangkan dengan kaca ganda (double glazing) atau kaca tiga lapis (triple glazing), yang sangat efektif dalam menahan suara.

  1. Sistem Seal yang Rapat

uPVC menggunakan karet seal berkualitas tinggi di antara bingkai dan kaca, memastikan tidak ada celah untuk suara merambat.

  1. Rongga Udara di Dalam Bingkai

Desain bingkai uPVC sering memiliki rongga udara tambahan yang berfungsi sebagai penghalang suara tambahan.

  1. Tahan Lama dan Minim Perawatan

Selain meredam suara, uPVC juga tahan terhadap cuaca, tidak mudah melengkung, dan memerlukan perawatan yang minimal.

Tips Merawat Jendela uPVC

Jendela peredam
Sumber : Pexels.com

Merawat jendela uPVC sangat penting untuk menjaga keawetan dan performanya, termasuk kemampuan kedap suara dan isolasi termalnya. Berikut adalah beberapa tips mudah untuk merawat jendela uPVC:

  1. Bersihkan Secara Rutin
  • Gunakan kain lembut atau spons untuk membersihkan bingkai uPVC agar tidak tergores.
  • Bersihkan kaca dengan cairan pembersih kaca dan lap kering untuk menghindari noda air.
  • Hindari penggunaan bahan kimia abrasif atau sikat kasar yang dapat merusak permukaan uPVC.
  1. Periksa Seal dan Karet Pengedap
  • Secara berkala, cek kondisi karet seal di sekitar jendela untuk memastikan tidak ada yang longgar, retak, atau rusak.
  • Jika seal mengalami kerusakan, segera ganti untuk mencegah kebocoran udara atau suara.
  1. Lumasi Engsel dan Rel Jendela
  • Lumasi engsel, rel, dan mekanisme pengunci jendela dengan pelumas berbasis silikon setiap 6 bulan untuk memastikan kelancaran operasinya.
  • Hindari penggunaan pelumas berbasis minyak karena dapat menarik debu dan kotoran.
  1. Periksa Sistem Penguncian
  • Pastikan sistem penguncian jendela berfungsi dengan baik untuk menjaga keamanan.
  • Jika penguncian terasa seret, segera periksa dan lumasi bagian mekanismenya.
  1. Hindari Paparan Bahan Kimia
  • Jangan biarkan bahan kimia seperti cat, pelarut, atau pemutih mengenai bingkai uPVC, karena dapat merusak warnanya.
  • Jika terjadi tumpahan, segera bersihkan dengan kain basah.
  1. Lindungi dari Beban Berlebih
  • Hindari menggantung benda berat pada jendela atau bingkai, karena dapat menyebabkan deformasi.
  • Pastikan jendela tidak digunakan sebagai tumpuan atau tempat menaruh barang.
  1. Periksa Rongga Ventilasi
  • Bersihkan debu atau kotoran yang mungkin menyumbat ventilasi atau lubang drainase pada bingkai uPVC.
  • Gunakan kuas kecil atau vakum untuk menjaga kebersihan rongga tersebut.
  1. Hindari Paparan Langsung pada Api
  • Meskipun uPVC tahan cuaca, material ini tidak tahan panas ekstrem. Pastikan tidak ada sumber panas langsung atau api terbuka yang dekat dengan jendela.
  1. Inspeksi Berkala
  • Setiap beberapa bulan, lakukan inspeksi menyeluruh untuk memastikan tidak ada kerusakan pada bingkai, kaca, seal, atau mekanisme penguncian.
  • Jika ditemukan masalah kecil, segera perbaiki sebelum menjadi kerusakan besar.
  1. Catatan Penting
  • Jika ada kerusakan serius, seperti retak pada kaca atau deformasi bingkai, hubungi teknisi profesional untuk perbaikan atau bisa Hubungi kami.

Dengan perawatan rutin, jendela uPVC dapat bertahan hingga puluhan tahun dengan tetap mempertahankan performa dan penampilannya.

Leave a Comment